Tuesday, December 20, 2016

Gunakan Visual Studio Code untuk Membangun Aplikasi ReactNative



Diberitakan oleh Parashuram (Program Manager, Visual Studio Client) pada tanggal 22 Februari 2016, kini Visual Studio Code dapat membantu Anda untuk membangun aplikasi menggunakan ReactNative. ReactNative sendiri adalah sebuah cross-platform development tool yang dapat mengembangkan aplikasi untuk iOS dan Android menggunakan Javascript. Library ini dirilis oleh Facebook.

ReactNative VS Apache Cordova

Mungkin beberapa dari kita telah mengenal Apache Cordova sebagai proyek open source yang membantu web developer untuk membanguna aplikasi mobile dengan akses penuh terhadap native API dan dukungan fitur offline. Di dalam aplikasi Cordova, seluruh UI dieksekusi di dalam full-screen WebView yang dimana kita dapat menulis kode menggunakan HTML, CSS, dan Javascript yang sama dengan halaman web. Tapi, karena ini di-render menggunakan WebView, maka akan sulit sekali jika kita ingin mendapatkan aplikasi yang benar - benar native.

Aplikasi ReactNative pun ditulis dengan menggunakan Javascript, lebih jelasnya mereka menggunakan React/JSX untuk membangun aplikasi. Tapi bukannya berjalan diatas WebView seperti Cordova, kodenya dijalankan diatas mesin Javascript yang dibungkus dengan aplikasi tersebut. ReactNative kemudian menggunakan komponen UI native (seperti UITabBar pada iOS dan Drawer pada Android) melalui Javascript. Artinya, Anda dapat membuat native experience yang tidak bisa dilakukan Cordova.

Tapi saat ini, Apache Cordova menawarkan teknologi yang lebih stabil dan matang untuk membantu Anda membuat lapisan UI menggunakan teknologi web, sedangkan ReactNative masih baru dan masih membutuhkan kejelian Anda untuk membangun UI. ReactNative menjadi pilihan terbaik jika ingin mendapatkan native UI experience dari aplikasi mobile yang ingin Anda kembangkan menggunakan Javascript.

Melihat pengalaman menulis kode ReactNative

Ketika tim Visual Studio menanyakan apakah hal yang dapat membuat para developer ReactNative lebih produktif, mereka memberikan banyak inspirasi untuk membangun fitur customer-driven yang ditambahkan kepada Visual Studio Code seperti berikut:

  • Syntax highlighting dan kemampuan autocomplete untuk snipet Javascript dan JSX
  • Daftar perintah untuk deploy dan debug aplikasi kepada emulator atau perangkat tanpa harus meninggalkan editor
  • Kemampuan untuk menempatkan breakpoint dan memiliki tool lengkap untuk debugging yang disediakan editor.
  • Melihat variabel dan memeriksa stack trace

Dan semua fitur tersebut akan Anda dapatkan ketika membuat proyek ReactNative, tidak perlu melakukan konfigurasi apapun.

Bagaimana cara mendapatkannya?

Langkah pertama, pastikan Anda memasang Visual Studio Code dari http://code.visualstudio.com/. Ukurannya cuma 50 MB, gratis, dan dapat berjalan di Mac OSX, Linux, dan Windows. Dan jika menggunakan koneksi internet yang cepat, Anda dapat memasangnya hanya dalam 2 menit.

Kemudian kunjungi Visual Studio Code MarketPlace untuk mendapatkan ekstensi ReactNative. Anda dapat langsung memasangnya ke dalam editor. Lalu panggil command palette (Cmd + P di Mac, Ctrl + P di Windows), ketik >ext install reactnative, dan tekan Enter.

Ekstensi in pun open source dan tersedia di Github. Tentu saja kontribusi Anda dapat membuatnya menjadi lebih baik dengan membuka issue di Github atau akan lebih baik lagi jika dengan melakukan pull request.

Sekilas tentang Penulis
Sekilas Tentang Penulis :
 Suka ngulik PHP, Python, dan Javascript. github: http://github.com/ridwanbejo/
Ridwan Fajar
Suka ngulik PHP, Python, dan Javascript. github: http://github.com/ridwanbejo
- See more at: https://www.codepolitan.com/gunakan-visual-studio-code-untuk-membangun-aplikasi-reactnative#sthash.jIL1D43g.J2ZLO69W.dpuf
Sekilas tentang Penulis
Sekilas tentang Penulis

No comments:

Post a Comment